Breaking News

Bahaya! Virus Corona Bisa Menular Melalui Kentut


Berita Viral Terkini, Corona - Sejauh ini, Corona Virus Disease 2019 atau COVID 19 diketahui menular melalui tetesan cairan pernapasan tubuh. Tetapi, ada rumor bahwa virus corona jenis baru ini juga menular lewat kentut. Seorang petugas medis mengklaim bahwa orang mungkin telah menularkan virus corona atau COVID-19 ke orang lain melalui kentut.

Tapi, ahli tidak begitu yakin mengenai hal tersebut. Ahli ini mengatakan bahwa peluang seseorang terinfeksi virus corona/COVID-19 dari kentut orang yang terinfeksi sangat kecil kemungkinannya. Sejauh ini, penularan virus corona hanya melalui tetesan cairan tubuh ketika batuk dan bersalaman.


Beberapa waktu lalu, seorang dokter asal Australia bikin heboh karena menyebut kentut bisa menjadi media penularan virus Corona COVID-19. Dugaan ini didasarinya pada temuan virus Corona yang ditemukan dalam tinja.
Mengutip The Sun, disebutkan sebuah tes pada pasien positif Corona menunjukkan bahwa virus Corona COVID-19 dapat bertahan di kotoran manusia.

"Ya, SARS-CoV-2 dapat terdeteksi di tinja," begitu kata Andy Tagg, seorang dokter asal Australia.

"Mungkin SARS-CoV-2 dapat disebarkan melalui kentut tetapi kita masih butuh lebih banyak bukti. Jadi ingatlah untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD)," lanjutnya.

Belum ada bukti ilmiah yang benar-benar kuat untuk menunjukkan virus Corona dapat ditularkan melalui kentut. Namun kaitan virus Corona dengan pencernaan sudah beberapa kali diteliti. Selain ada temuan virus di feses atau tinja, juga ada keluhan diare sebagai gejala awal virus Corona COVID-19.

Jadi perlukah menghindari orang kentut untuk saat ini? Tanpa ada risiko Corona, rasa-rasanya memang tidak ada yang mau berlama-lama mengendus bau tidak sedap.

Bandar Poker Online Deposit Pulsa 15.000 Saja

Sementara itu, Dr Sarah Jarvis, GP dan Direktur Klinis dari layanan kesehatan online mengungkapkan sangat kecil kemungkinannya seseorang terkena virus corona dari kentut pasien yang telah terinfeksi.

“Kemungkinan seseorang tertular virus karena dekat dengan orang yang terinfeksi dan kentut sangat kecil. Jauh lebih mungkin bila orang itu terinfeksi karena kontak dekat dengan seseorang yang batuk atau bersih dan malas cuci tangan,” kata Sarah Jarvis.

Baca Juga : Setengah Miliar Orang di Dunia Diprediksi Jatuh Miskin, Indonesia Harus Waspada!

Namun, Sarah Jarvis tetap menyarankan semua orang untuk menjaga kebersihan toilet. Karena, sudah ada bukti bahwa virus corona ditemukan dalam feses.

“Ada beberapa laporan tentang virus corona atau COVID-19 yang ada di dalam feses, lalu beberapa pasien yang terinfeksi juga mengalami diare satu hingga dua hari sebelum mengalami gejala lainnya,” jelas Sarah Jarvis.

Karl Kruszelnicki, dokter di Australia dan Luke Tennent, ahli mikrobiologi sedang melakukan penelitian untuk melihat kentut berpotensi menyebarkan virus corona atau COVID-19 atau tidak.

SerbaCasino Agen Bola Minimal Bet 1000 Rupiah

Tidak ada komentar