Mulai 4 Mei, Malaysia Longgarkan Lockdown, Kantor & Mal Akan Dibuka

Berita Viral Terkini, Rebahan Online - Malaysia akan melonggarkan aturan pembatasan atau lockdown mulai 4 Mei.
Dengan pelonggaran ini, maka sebagian besar sektor ekonomi dan kegiatan bisnis akan kembali dibuka.
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan, pembukaan kembali berbagai sektor ekonomi dilakukan dengan tetap menerapkan tindakan pencegahan dan pedoman kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan virus.
Malaysia akan melonggarkan lockdown mulai 4 Mei 2020. Sejumlah kegiatan bisnis kembali diizinkan beroperasi demi menyelamatkan perekonomian negara tersebut
Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan hampir semua sektor ekonomi akan dibuka kembali. Namun ada sejumlah catatan tergantung pada kondisi sektor tersebut.
Dia menyebut, setelah 40 hari menerapkan lockdown, penghentian kegiatan ekonomi berdampak pada berhentinya sumber pendapatan negara.
"Pajak tidak dapat dikumpulkan, industri tidak dapat tumbuh, pertumbuhan ekonomi terhambat dan apa yang ingin kami hindari adalah bisnis-bisnis terpaksa ditutup dan pekerja kehilangan pekerjaan," kata Muhyiddin, dikutip dari SCMP.com, Jumat (1/5/20).
Untuk pertemuan yang melibatkan banyak orang misalnya, masih akan dikontrol. Selain itu, sekolah-sekolah juga masih akan tetap tutup dan perjalanan antar negara tetap dilarang.
Hampir semua sektor ekonomi akan kembali dibuka termasuk restoran.
Namun tidak untuk sekolah dan outlet hiburan seperti bioskop dan bar yang masih akan tetap ditutup.
Selain itu, pemerintah Malaysia juga masih melarang aktivitas olahraga kelompok atau olahraga yang melibatkan kontak tubuh seperti sepakbola.
Pelonggaran lockdown di Malaysia ini, tidak lantas mengizinkan adanya pergerakan dari satu daerah ke daerah lain secara bebas. Muhyddin bilang, perjalanan antar wilayah tetap dilarang, yang berarti bahwa orang Malaysia tidak akan dapat melakukan perjalanan ke kota asal mereka untuk perayaan Idul Fitri pada akhir Mei.
"Kita harus menemukan cara untuk menyeimbangkan antara menyembuhkan ekonomi negara dan mengatasi Covid-19," kata Muhyiddin.
Ia menambahkan bahwa standar kesehatan yang ketat akan diterapkan, seperti jarak sosial untuk orang yang makan di restoran. Sebagaimana diketahui, semula lockdown Malaysia dijadwalkan berlangsung hingga 12 Mei.
Pelonggaran pembatasan dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian di negara itu.







Tidak ada komentar