Bidan 23 Tahun (AWM) Viral Setelah Live Bugil di Aplikasi Boom Live, Raup Puluhan Juta Rupiah
Berita Viral Terkini Palembang, RebahanOnline.com - Oknum bidan berinisial AWM (23) dipanggil polisi gegara diduga live bugil lewat media sosial. Dia diduga menyiarkan aksi bugil lewat aplikasi Boom Live.
"Iya lewat aplikasi Boom Live," kata Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Kurniawi, saat dimintai konfirmasi, Rabu (25/8/2020).
Dia mengatakan AWM masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Kurniawi mengatakan pihaknya menggunakan cara-cara persuasif dalam penyelidikan kasus ini.
"Ini masih kita panggil lagi. Kita ajak dia secara persuasif minta keterangan di kantor ini juga sedang diperiksa di kantor," tuturnya.
Sebelumnya, video diduga menunjukkan sosok AWM sedang live bugil beredar. Polisi mengatakan AWM diduga melakukan live bugil untuk mendapatkan uang. Namun, polisi belum menjelaskan berapa uang yang diperoleh AWM.
"Hasil keterangan dia memang video yang beredar (bugil) itu video dia. Itu dilakukan untuk mendapatkan itu tadi (uang)," ujar Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Kurniawi.
Kurniawi mengatakan pihaknya masih mengumpulkan alat bukti. Jika buktinya sudah lengkap, AWM bakal dijerat UU ITE.
"Dia itu warga Lahat, orangnya benar dan juga mengakui. Untuk yang bersangkutan masih UU ITE yang kami pakai. Diperiksa sudah 2 hari lalu sebagai saksi," katanya.
Kurniawi mengakui video bidan AWM telah ramai beredar di kalangan masyarakat di Lahat. AWM saat diperiksa mengakui video itu dirinya dan dilakukan hanya untuk meraup rupiah lewat aplikasi boom live.
"Saat ini memang masih saksi, belum kami tingkatkan status. Ini kami mengumpulkan bukti-bukti, kami ambil keterangan untuk diperiksa. Menurut keterangan begitu (raup puluhan juta dari video bugil), ya itu masih didalami," katanya.
Meskipun telah diperiksa, Kurniawi tidak menyebut secara rinci berapa uang yang diraup bidan AWM. Sebab dengan aksi bugil atau semi bugil itulah sang bidan mendapat banyak penonton.
"Hasil keterangan dia memang video yang beredar (bugil) itu video dia. Itu dilakukan untuk mendapatkan itu tadi (uang)," tegas mantan Kasat Reskrim Polres OKU Selatan tersebut.







Tidak ada komentar